HUBUNGAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BERDASARKAN KEIKUTSERTAAN PADA KOMUNITAS BELAJAR MANDIRI MAHASISWA

Main Article Content

Dwi Pamungkas Aung Sumbono

Abstract

This study aimed to determine the correlation between motivation and learning outcomes based on participation in self-learning communities on the student of the mathematics department of STKIP Muhammadiyah Sorong, held on 27 April to 27 May 2015, with a population of 132 students and a sample of 30 students. The method used is the experiment that studied quantitatively and qualitatively, of the instrument which tested the reliability and validity. Data written tests and questionnaires are not all normal but all similar samples. Hypothesis test using Paired Sample t-test, Wilcoxon Rank singed, Pearson correlation and Kendall. There is a change on the written test, but there is no correlation between motivation and learning outcomes based on participation in self-learning communities on the student of Mathematics department of STKIP Muhammadiyah Sorong with correlation result test semester IV Sig. (2-tailed) = 0,600> 0,05 and  semester VI Sig. (2-tailed) = 0,934> 0,05.

Article Details

Section
Articles

References

Afiatin, T. (2010). Partisipasi Dalam Promosi Kesehatan Pada Kasus Penyakit Demam Berdarah (Db) Ditinjau Dari Pemberdayaan Psikologis Dan Rasa Bermasyarakat. Jurnal Psikologi Volume, 37(1), 65 – 81.
Ahyan, S. (2014). Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Dan Berpikir Kritis Matematis Mahasiswa Melalui Problem Based Learning. Jurnal Educatio, 9(2) , 326-342.
Athoillah. (2013). Estimasi Parameter Model Time Series Regression Dengan Noise Arma(P) Dan Arch(R)-Mean Menggunakan Metode Maximum Likelihood. Jurnal Matematika-Fst Unair, 1(1), 19-28.
Bernard, M. (2014). Pengaruh Pembelajaran Dengan Menggunakan Multimedia Macromedia Falsh Terhadap Kemampuan Penalaran Matematik. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Programpasca Sarjana Stkip Siliwangi Bandung, 1, 425-429.
Dimyati, & Mudjiono. (2013). Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Ernst, J. V. (2008). A Comparison Of Traditional And Hybrid Online Instructional Presentation In Communication Technology. Journal Of Technology Education, 19(2), 40-49.
Fasikhah, S. S. (2013). Self-Regulated Learning (Srl) Dalam Meningkatkan Prestasi. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 1(1), 142-152.
Fauzi, K. M. (2011). Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis Dan Kemandirian Belajar Siswa Dengan Pendekatan Pembelajaran Metakognitif Di Sekolah Menengah Pertama. International Seminar And The Fourth National Conference On Mathematics Education 2011 Department Of Mathematics Education, Yogyakarta State University Yogyakarta, 109-122.
Hamdu. (2011). Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar IPA. Jurnal Penelitian Pendidikan, 12(1), 90-96.
Haris, A. (2010). Professional Learning Communities And System Improvement. Improving Schools, 172.
Heyneman, S. P. (2011). Private Tutoring And Social Cohesion 86: 2. Peabody Journal Of Education, 183-188.
Isjoni. (2009). Pembelajaran Kooperatif Meningkatan Kecerdasan Komunikasi Antar Peserta Didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (N.D.). Retrieved April 04, 2015, From Kamus Besar Bahasa Indonesia: Http://Kbbi.Web.Id/Ajar
Kemendikbud. (1990). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. Jakarta: Kemendikbud.
Kereh, C. T. (2013). Identifikasi Kesulitan Belajar Mahasiswa Dalam Konten Matematika Pada Materi Pendahuluan Fisika Inti. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Pendidikan Sains VIII, Fakultas Sains Dan Matematika Uksw Salatiga, 4(1), 10-17.
Maarif, S. (2013). Aplikasi Software Cabri Geometri Pada Materi Geometri Sebagai Upaya Mengeksplorasi Kemampauan Matematis. Prosiding Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika Stkip Siliwangi Bandung, 1, 261-271.
Mahmud, D. A. (2014). Keefektifan Model Pembelajaran Isk Dan Di Ditinjau Dari Motivasi, Sikap, Dan Kemampuan Komunikasi Matematis. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 1(2), 188-201.
Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan. Jakarta: Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan.
Mustakim. (2014). Peningkatan Keaktifan Dan Prestasi Belajar Matematika Materi Aritmetika Sosial Melalui Model Pembelajaran Bermain Peran Dengan Media Powerpoint Bagi Siswa Kelas VII-D SMP Negeri 2 Patean Semester I Tahun Pelajaran 2013/2014. Edumat, 5(10), 668-681.
Naijan. (2014). Pengaruh Metode Pembelajaran Dan Sikap Sosial.Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 3 O. 1 , 23-33.
Nizar, A. (2012). Pembelajaran Dengan Menggunakan Pohon Matematika Dan Efektivitasnya Pada Topik Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV). Edumat, 3(5), 344-354.
Pujianto, W. (2013). Peningkatan Kemampuan Penalaran Dan Komunikasi Matematis Dengan Pendekatan Crative Problem Solving (CPS) Melalui Media Geogebra Pada Siswa Kelas VIII SMP N 1 Sukosari Bondowoso. Jurnal Edumat, 4(8) , 520-528.
Ramdani, Y. (2014). Pengaruh Kemampuan Berpikir Matematis Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Siswa Smk Di Kota Bandung. Prosiding Snapp 2014 Sains, Teknologi, Dan Kesehatan, 4(1), 1-6.
Ramdani, Y. (2012). Pengembangan Instrumen Dan Bahan Ajar Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi, Penalaran, Dan Koneksi Matematis Dalam Konsep Integral. Jurnal Penelitian Pendidikan, 13(1), 1-9.
Riduwan. (2013). Belajar Mudah Penelitian Untu Guru-Karyawan Dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.
Riyana, C. (2010). Peningakatan Kompetensi Pedagogis Guru Melalui Penerapan Model Education Centre Of Teacher Interactive Virtual (Educative). Jurnal Penelitian Pendidikan, 11(1), 50-65.
Riyanto, Y. (2010). Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Prenada Media Group.
Rusmono. (2009). Pengaruh Strategi Pembelajaran Dan Kecemasan Terhadap Hasil Belajar Matematika. Seminar Internasional, Peran Lptk Dalam Pengembangan Pendidikan Vokasi Di Indonesia, 273-284.
Ryan, M. (2010). Micro-Level Determinants Of Lecture Attendance And Additional Study-Hours. Iza Discussion Paper No. 5144 .
Sarwono, J. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif . Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sholikhah, M. (2009). Analisis Kesulitan Mahasiswa Dalam Memahami Mata Kuliah Aljabar Matriks (Studi Kasus Pada Semester Iv Tadris Matematika Tahun Akademik 2008/2009 Di Stain Cirebon). Eduma, 1(1), 75-84.
Siregar, S. (2013). Meningkatkan Pemahaman Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Dengan Menggunakan Software Graphmatica. Edumatica, 3(1), 56-63.
Siska. (2003). Kepercayaan Diri Dan Kecemasan Komunikasi Interpersonal Pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi, 2 , 67 – 71.
Slameto. (2010). Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sodiqun, M. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Program Linear Kelas XII IPS - 2 SMA Negeri 3 Mojokerto. Jurnal Edumat, 5(9), 606-614.
Sugandi, A. I. (2014). Pendekatan Kontektual Sebagai Pendekatan Dalam Pembelajaran Yang Humanis Untuk Meningkatkan Kemamapuan Berpikir Matematis Tingkat Tinggi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Programpasca Sarjana Stkip Siliwangi: Bandung, 1, 24-38.
Sugiyono. (2014-A). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Sugiyono. (2014-B). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Suherman, E., & Dkk. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Sumampouw, M. (2011). Efektivitas Penerapan Metode Cooperative Learning Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pada Matakuliah Pengelolaan Laboratorium Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Fatek UNIMA. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 2(2), 17-22.
Sumbono, A. (2014). Panduan SPSS Untuk Statistika Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Deepublish.
Sumirat, L. A. (2014). Efektifitas Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Talk-Write (TTW) Terhadap Kemampuan Komunikasi Dan Disposisi Matematis Siswa. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 1(2), 21-29.
Suwodo. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Square Dengan Metode Talking Stick Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Pembelajaran Matematika Kelas VIIIA SMP Negeri 9 Yogyakarta Tahun Ajaran 2013/2014. Jurnal Edumat, 5(9), 615-622.
Syahbana, A. (2013). Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis Mahasiswa Melalui Penerapan Strategi Metakognitif. Edumatica, 3(2), 1-12.
Tarmidi. (2010). Korelasi Antara Dukungan Sosial Orang Tua Dan Self‐Directed Learning Pada Siswa SMA. Jurnal Psikologi, 37(2), 216 – 223.
Uno, H. B. (2012). Teori Motivasi Dan Pengukurannya. Bumi Aksara.
Usman. (2013). Model Pbi Untuk Mengembangkan Pemahaman Mahasiswa Dalam Memecahkan Masalah Tentang Integral Tentu. Jurnal Peluang, 1(2), 1-11.
Wahyuni, A., & Abadi, A. M. (2014). Perbandingan keefektifan pembelajaran cooperative learning type STAD dan type TPS pada pembelajaran bangun ruang siswa SMP. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 1(2), 164-175.
Wenger, E. (2002). Communities Of Practice And Social Learning System: The Career Of A Concept.
Yensy, N. A. (2012). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Examples Non Examples dengan Menggunakan Alat Peraga untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Kelas VIII SMP N 1 Argamakmur. EXACTA, 10(1), 24-35.
Yuslenita, M. &. (2013). Penyelesaian Sistem Persamaan Linear Fuzzy Kompleks Menggunakan Metode Dekomposisi QR. Prosiding Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika STKIP Siliwangi :Bandung, 1, 56-63.